Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 dengan judul Akar Hening di Tengah Bising. #MULANIRA2 menjadi tema besar acara tahunan ini.

by sf|| 09 September 2020 || || 45 kali

...

Festival Kebudayaan Yogyakarta ( FKY ) kembali digelar pada tahun 2020, kegiatan FKY kali ini berbeda dengan kegiatan FKY sebelum sebelumnya, dengan mengadakan kegiatan dimasa pandemi seperti saat ini yang tidak bisa melaksanakan kegiatan dengan mengumpulkan masa dalam jumlah besar, sehingga mengharuskan merubah konsep, gelaran FKY yang penuh hingar bingar dan dapat mendatangkan penonton dalam jumlah besar, sekarang berubah menjadi sistem daring dan luring namun tidak merubah hingar bingar pelaksnaan FKY

mulanira2 menjadi tema besar dalam kegiatan kali ini , dengan mengambil judul Akar Hening di Tengah Bising , mulanira yang merupakan bahasa jawa kuno yang berati wiwitan  atau mulai, selaras dengan tema besar yang diusung kegiatan ini memang merupakan awalan atau mulai dengan tatanan sistem yang baru. halaman webside  www.fkymulanira.com bakal menjadi venue utama pertunjukan serta luring di radio dan televisi. 

meskipun dengan sistem daring namun FKY masih mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena banyak ragam kompetisi Mulanira, kompetisi ini sebagai wadah wujud partisipasi dan kreasi untuk masyarakat,  program kompetisi Mulaniro meliputi lima bidang kompetisi yaitu tari kreasi mulanira, mulanira photo challenge, kompetisi cerpen mulanira, dagelan basa jawa, hand lettering aksara jawa.

selain kegiatan daring dan luring kegiatan FKY juga mengadakan pameran yang akan dilaksanakan di Gedung Eks Koni DIY, jalan pangurakan no 6 ngupasan gondomanan yogyakarta, pada tanggal 21 sd 26 September 2020. untuk informasi terkait informasi FKY bisa diakses selain melalu www.fkymulanira.com  juga bisa melalui instagram dan twitwe ; @infofky ,Facebook dan youtube : Festival Kebudayaan Yogyakarta, atau datang ke sekretariat FKY di Gedung Eks Koni DIY, Jalan Pangurakan no 6 ngupasan Gondomanan Yogyakarta. 

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta