...

Salam Buidaya!

pada hari Rabu 4 November 2020 bertempat di ruang rapat Nakula Dinas Kebudayaan DIY telah dilaksanakan rapat Kuratorial tahap pertama, dari rapat tersebut telah terpilih 22 proposal yang lolos menuju tahap pitching. 22 proposal tersebut terdiri dari 14 proposal kategori Fiksi dan 8 proposal kategori Dokumenter. Berikut rincian proposal tersebut

Kategori Fiksi:

  1. Among Sukma/ High Hill Pictures & Livia Film/ Yohana Yessica Enas
  2. Tan/ Aleta & Kinar Film Produktion/ Padly Dery Prananda
  3. Bodnjeruk/Studio Batu/ F Kurnia Wulang Sunu
  4. Hibob/ Rumah Cerah Creative/ Uli Arbiyani
  5. Serangan Oemoem/ Penakawan Creative/ Fajar Martha Santosa
  6. Kebo Nyusu Gudel/ Running Pictures/ Giras Basuwondo
  7. Anumerta/ Kebon Studio/ Ignatius Dimas
  8. Hayuning Bawono/ Rev Production/ Eko Rendyanto
  9. Maaf, Saya Belum Terhubung/ Ravacana Films/ Tiara Kristiningtyas
  10. Senandung Tak Terdengar/ Onomastika Films/ Indra Yudhitya Irawan
  11. Portal Pandemi/ Griyabaskara & Artikulasi Pictures/ Erlina Rakhmawati
  12. Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan/ Elora Films/ Siska Rahardiyanti
  13. Bulan Merah/ Shotter Pictures/ Riski Birnat
  14. Suintrah/ Otakanan Pictures/ Ayesha Alma Amera

Kategori Dokumenter:

  1. Marganing Gesang/ Mentari Project/ CAtru PAnggih Raharjo
  2. Wani Tak Por Siji/ Kemarin Sore Pictures/ Hensam Ramadhan Firdiansyah
  3. Kemarin Semuanya Baik-Baik Saja/ Kolektif Bunga Trotoar/ Kurnia Yudha Fitranto
  4. Jogja Now (Ning Omah Wae)/Belantara Films/Cahyadi Purnama
  5. Pandemi Warrior/ Hompimpa Sinema Nusantara/ Septi Nugroho
  6. Nginang KAro Ngilo (Jejak-Jejak MAnthous Sang Maestro CAmpursari)/Pleroma/Aan Ratmanto
  7. The Age of Remembrance (Masa Mengenang)/ Cllective Project/ Sazkia Noor Aggraini
  8. YK 48/ Pehagengsi/ Rifqi Mansyur Maya

Kami ucapkan selamat bagi teman-teman yang proposal filmnya lolos ke tahap pitching, bagi yang belum lolos jangan berkecil hati dan silahkan mencoba ditahundepan.

 

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta