by ifid|| 19 Juni 2026 || 0 kali
YOGYAKARTA — Di bawah kolong langit Daerah Istimewa Yogyakarta, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang statis dan berdebu di dalam etalase museum. Ia adalah embusan napas, denyut nadi, dan pemandu arah spiritualitas bagi masyarakat yang hidup di dalamnya. Namun, ketika roda zaman berputar kian kencang membawa ombak modernisasi, sebuah benturan eksistensial tak lagi dapat dihindarkan. Hubungan antara kebudayaan dan masyarakat sejatinya merupakan dua entitas yang saling ...