by pamongbudaya|| 09 Juli 2020 || 1.913 kali
Komplek Makam Girigondo adalah komplek makam yang digunakan untuk memakamkan Adipati Paku Alam beserta keluarganya. Di komplek makam ini dimakamkan Paku Alam V hingga Paku Alam IX. Komplek makam ini terletak di Dusun Girigondo, Desa Kaligintung, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Makam ini terletak di sebuah bukit dan terdapat beberapa tingkatan tanah yang di atasnya terdapat sejumlah makam. Di bagian paling bawah dari komplek makam ini terdapat masjid di sebelah kiri dari arah kedatangan, ...
by pamongbudaya|| 09 Juli 2020 || 2.568 kali
Rumah Sakit DKT demikianlah nama yang dikenal masyarakat untuk sebuah rumah sakit yang terltak di Jalan Juadi No. 19, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Rumah sakit yang nama resminya saat ini adalah Rumah Sakit Tingkat III 04.06.03 dr. Soetarto ini menempati sejumlah bangunan yang didirikan pada tahun 1913. Tahun pendirian rumah sakit ini dapat dilihat di salah satu bagian depan bangunan. Bangunan rumah sakit (RS) ini termasuk cagar budaya melalui penetapan Gubenur ...
by pamongbudaya|| 16 Maret 2020 || 2.253 kali
Pada awalnya dalem Ngeksigondo adalah tempat peristirahatan milik seorang Belanda yang dibangun pada awal abad ke-20, di Kaliurang, Sleman, DIY. Pada tahun 1927 bangunan ini dibeli oleh Sultan Hamengku Buwana VIII, kemudian dimodifikasi untuk dijadikan tempat pesanggrahan/peristirahatan kraton. Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, pesanggrahan ini menjadi bagian dari dilaksanakannya Perundingan Kaliurang pada tanggal 13 Januari 1948 antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Komisi Tiga ...
by pamongbudaya|| 16 Maret 2020 || 3.012 kali
Rumah Joglo Rofi’i terletak di Pandean KG III/RT 29, Yogyakarta, sekitar 100 m di timur Pasar Kotagede. Bangunan ini telah ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya berdasarkan Surat Keputusan Guberbur DIY No 210/KEP/2010. Bangunan ini terletak di gang sempit khas Kotagede. Dari gang ini bangunan rumah tidak terlihat karena terhalang dinding bangunan yang cukup tinggi. Untuk masuk ke rumah ini kita harus melewati pintu gerbang kayu dengan ukuran sekitar 2 x 2,5 m. Setelah memasuki ...
by pamongbudaya|| 16 Maret 2020 || 2.307 kali
Dewantara Kirti Griya yang berarti “rumah yang berisi hasil kerja Ki Hajar Dewantara” adalah nama museum yang dibuat untuk mengenang Ki Hajar Dewantara, tokoh Pendidikan Nasional Indonesia. Sebenarnya gagasan pendirian museum ini diajukan sendiri oleh Ki Hajar Dewantara pada tahun 1958 pada saat rapat pamong (guru) Tamansiswa. Museum ini diresmikan dan dibuka untuk umum bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 1970, lebih dari 10 tahun setelah wafatnya Ki Hajar ...
by pamongbudaya|| 16 Maret 2020 || 2.102 kali
Monumen Perjuangan Rumah Makan Sate Puas adalah nama untuk bangunan rumah tradisional Jawa yang terletak di Jl. Gamelan Kidul No. 1 Yogyakarta, di sudut jalan dengan arah bangunan menghadap ke selatan. Pada masa perang kemerdekaan, bangunan ini digunakan sebagai tempat para pejuang untuk berkumpul dan menyusun strategi. Agar tidak terlalu mencolok dan menimbulkan kecurigaan maka di bagian samping belakang rumah ini menghadap jalan yang ada di sampingnya dibuka warung sate yang diberi nama Puas. ...
by pamongbudaya|| 24 Februari 2020 || 3.458 kali
Situs Kauman Pleret/Situs Pleret terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, sekitar 300 meter di barat laut Pasar Pleret. Situs ini dahulu merupakan masjid agung Keraton Pleret di masa pemerintahan Susuhunan Amangkurat I pada tahun 1646-1677 M. Komponen bangunan masjid yang masih dapat dijumpai hanya berupa sisa struktur bagian mihrab, beberapa bagian dari pagar beteng, umpak, serta beberapa struktur yang terdapat di bagian bawah bangunan masjid. Ekskavasi arkeologi telah ...
by pamongbudaya|| 24 Februari 2020 || 2.834 kali
Situs Kauman Pleret/Situs Pleret terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, tidak jauh dari lokasi Pasar Pleret. Situs ini dahulu merupakan masjid agung Keraton Pleret di masa pemerintahan Susuhunan Amangkurat I pada tahun 1646-1677 M. Di situs ini kita dapat menjumpai sisa struktur bangunan bagian mihrab, beberapa bagian dari pagar beteng, umpak, serta beberapa struktur yang terdapat di bagian bawah bangunan masjid. Untuk menggali informasi lebih lanjut dari situs ini maka ...
by pamongbudaya|| 24 Februari 2020 || 2.281 kali
Pada tahun 2018 Dinas Kebudayaan DIY melanjutkan kegiatan di situs Kauman Pleret dengan nama kegiatan Revitalisasi Situs Kauman Pleret. Setelah pada tahun 2016 dan 2017 dilakukan pengatapan pada sebagian besar lahan di situs ini maka pada tahun 2018 ada beberapa pekerjaan lanjutan yang dilakukan pada situs ini, antara lain : pembuatan tempat parkir, pembuatan pagar di beberapa bagian, pembuatan atap / perluasan atap di beberapa bagian, dan pekerjaan saluran drainase dengan buis beton yang ...
by pamongbudaya|| 24 Februari 2020 || 2.813 kali
Pemda DIY memiliki komplek bangunan yang terletak dalam satu lokasi di sisi selatan Jl. Jenggotan, Bumijo, Yogyakarta, sekitar 100 m dari Jl. Magelang. Komplek bangunan di lokasi ini terdiri dari 3 bagian besar, yaitu bagian barat, tengah dan timur. Komplek bangunan ini sudah didirikan sebelum kemerdekaan karena berdasar Peta Jogjakarta en Omstreken yang dibuat pada tahun 1925, telah mencantumkan keberadaan bangunan tersebut. Pada tahun 1954, komplek bangunan ini berfungsi sebagai rumah sakit ...