Berita dan Informasi


...
Suluk, Tawa, dan Liang Lahat: Tiga Wajah Kesenian di Pentas Rebon

by ifid|| 03 Juli 2026 || 27 kali


  Ada malam-malam tertentu di Yogyakarta yang tidak sekedar berlalu, melainkan mengendap di dada, lalu tumbuh menjadi renungan yang panjang, jauh setelah lampu panggung dipadamkan. Rabu, 1 Juli 2026, Pentas Rebon kembali menunjukkan eksistensinya di Central Hall Taman Budaya Yogyakarta. Sebuah ruang di mana waktu seolah melambat, memberi sekat bagi manusia untuk sekedar berkaca. Kali ini, udara terasa berbeda saat lampu perlahan luruh, panggung menjadi altar perenungan. Tiga laku ...

...
Pasar Kangen 2026: Merajut Rindu dalam "Ono Upoyo Ono Upo" 

by ifid|| 26 Juni 2026 || 0 kali


Di sudut pelataran Taman Budaya Yogyakarta (TBY), asap tipis membubung dari panggangan arang, membawa serta wangi gurih lemak sate kronyos yang meleleh menyentuh bara. Di sudut lain, uap hangat berkabut membawa aroma pandan suji dari bumbung bambu kue putu ayu yang baru saja diangkat. Bagi siapa saja yang melangkah melewati gerbang TBY pada Senin sore (22/6/2026), waktu seolah melambat, lalu bergerak mundur. Riuh rendah klakson kendaraan di kawasan urban seketika diredam oleh gending Jawa yang ...

...
Workshop GBN

by ifid|| 23 Juni 2026 || 0 kali


Workshop GBN

...
ARTJOG 2026: Dialog Seni Antargenerasi

by ifid|| 22 Juni 2026 || 44 kali


Sore itu, pelataran Jogja National Museum (JNM) di kawasan Gampingan, Yogyakarta, kembali hidup. Udara pertengahan Juni yang mulai mendingin tidak menyurutkan animo ratusan pasang mata yang berkumpul. Mereka bukan sekadar datang untuk melihat pajangan visual; mereka hadir untuk menjadi bagian dari sebuah ritual kebudayaan tahunan yang telah mengakar kuat di tanah Jawa. Tepat pada Jumat, 19 Juni 2026, pintu gerbang ARTJOG resmi dibuka, menandai dimulainya perhelatan seni kontemporer paling ...

...
Merawat Nyala dalam Senyap

by ifid|| 19 Juni 2026 || 42 kali


YOGYAKARTA — Di bawah kolong langit Daerah Istimewa Yogyakarta, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang statis dan berdebu di dalam etalase museum. Ia adalah embusan napas, denyut nadi, dan pemandu arah spiritualitas bagi masyarakat yang hidup di dalamnya. Namun, ketika roda zaman berputar kian kencang membawa ombak modernisasi, sebuah benturan eksistensial tak lagi dapat dihindarkan. Hubungan antara kebudayaan dan masyarakat sejatinya merupakan dua entitas yang saling ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta