Berita dan Informasi


...
Trilogi Kehidupan dalam Pentas Rebon

by ifid|| 18 Oktober 2026 || 6 kali


Denyut kesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan kegigihannya melalui sebuah perhelatan komprehensif di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Rabu malam,14/19, yang bertajuk "Pentas Rebon" ini hadir bukan sekadar sebagai agenda hiburan rutin pada kalender budaya kota, melainkan sebuah presentasi kebudayaan yang menegaskan posisi Yogyakarta sebagai pusat ekosistem seni pertunjukan di Indonesia. Di tengah eskalasi hiburan digital yang serba instan, TBY membuktikan bahwa ...

...
Pameran Lukis Kyoto-DIY

by ifid|| 16 Oktober 2026 || 0 kali


Pameran Lukis Kyoto-DIY

...
Pembinaan Komunitas sejarah Ketandan

by ifid|| 14 Oktober 2026 || 0 kali


Pembinaan Komunitas Sejarah Ketandan

...
Peta Ingatan Di Galeri Putih

by ifid|| 12 Oktober 2026 || 284 kali


Di sebuah galeri putih di Yogyakarta, tiga  seniman muda membawa pulang rumah, arsip keluarga, dan sungai masa kecil mereka, lalu bertanya: apa yang akan kita ingat tentang hari esok?   BANTUL, Rabu (07/10/2026) — Di Sangkasa Gallery yang dindingnya putih dan lampunya tenang, sebuah kursi besi dilipat dan disandarkan, seolah tak ada yang berniat duduk. Di dekatnya, jenndela tergantung di udara, dan selembar kain transparan memuat potret kursi-kursi yang bergoyang halus ...

...
Ketika Batu, Sungai, dan Gajah Bercerita di TBY

by ifid|| 12 Oktober 2026 || 161 kali


Malam Anugerah Pesta Cerita Tutur Temurun 2026 merayakan cerita-cerita yang diwariskan, dan anak muda Yogyakarta yang menuliskannya kembali   YOGYAKARTA- Jumat malam (9/10/2026) Angin berhembus sejuk di halaman panggung terbuka  Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Di panggung berdiri sebatang pohon beringin, lengkap dengan tiruan kepala naga di belakangnya. Sebelum acara dimulai hadirin sudah mulai memenuhi kursi ada Seniman, Sastrawan, Budayawan, Pegawai dinas, dan para penulis muda ...

...
Merawat Memori melalui Digitalisasi Arsip Seni Inklusif

by ifid|| 12 Oktober 2026 || 32 kali


Bagaimana sebuah suara dari masa lalu dapat kembali bermakna bagi generasi hari ini? Di antara kaset-kaset analog yang menyimpan rekaman percakapan dan gagasan seni, tersimpan jejak perkembangan seni rupa kontemporer Yogyakarta pascareformasi yang tak sekadar menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga menyimpan ruang untuk dibaca, didengar, dan dimaknai kembali. Melalui digitalisasi arsip dan pendekatan inklusif, ingatan kolektif tersebut kembali dihidupkan agar dapat diakses oleh lebih banyak ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta