Berita dan Informasi


...
Pembukaan HKPN 2026

by ifid|| 15 April 2026 || 0 kali


Pembukaan HKPN 2026

...
Dramatari ENAM JAM YANG ABADI HKPN

by ifid|| 15 April 2026 || 0 kali


 Dramatari ENAM JAM YANG ABADI HKPN

...
"Trilogi Mataram di Atas Pedal"

by ifid|| 15 April 2026 || 10 kali


IMOGIRI – Selasa, 14 April 2026, Suasana kabut tipis masih menggelayut  di pundak perbukitan Seribu. Di Bale Nolowangsa, atau yang lebih dikenal sebagai Bale Palereman, suasana tampak berbeda dari biasanya. Deretan sepeda statis dan papan informasi berwarna hijau tua berdiri anggun, menyambut para tamu yang hadir untuk sebuah saksi sejarah baru: peluncuran Jogja Heritage Cycling (JHC) Rute Imogiri. Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A., dalam sambutannya ...

...
LANGEN CARITA: MENJAGA NYALA TRADISI DI BUMI HANDAYANI

by admin|| 13 April 2026 || 37 kali


Udara pagi di Playen, Gunungkidul, terasa lebih magis dari biasanya. Di balik pilar-pilar megah Taman Budaya Gunungkidul (TBG), aroma serimpi dan bedak dingin bercampur dengan ketegangan yang manis. Suara ricikan gamelan yang sedang ditalu tipis-tipis oleh para pengrawit muda seakan menjadi detak jantung bagi gedung ini. Selama tiga hari, dari tanggal 9 hingga 11 April 2026, tanah "Bumi Handayani" tidak hanya menyuguhkan panorama alamnya yang eksotis, tetapi juga menunjukkan "nyawa" ...

...
"Gema Kidung Lestari: Simfoni Anak Sembada Menjaga Alam"

by admin|| 13 April 2026 || 13 kali


Sleman, 11 April 2026 – Langit di atas Kapanewon Ngaglik mungkin tampak sama seperti hari-hari biasanya, namun di dalam Gedung Serbaguna Sedan, sebuah simfoni peradaban sedang ditenun. Aroma melati meruap di antara riuh rendah suara gamelan yang sedang dilaras. Di sudut ruangan, anak-anak dengan wajah yang dipulas bedak tebal dan mengenakan kain lurik tampak bersiap. Mereka bukan sekadar penari; mereka adalah pembawa pesan, pewaris takhta kebudayaan yang sedang bersiap menggetarkan ...

...
"Napas Budaya: Kala Generasi Binangun Menjaga Tradisi"

by admin|| 13 April 2026 || 18 kali


KULON PROGO, April 2026 – Di bawah naungan atap Auditorium Taman Budaya Kulon Progo (TBKP) yang megah, sebuah fragmen masa depan sedang ditulis ulang. Di sana, di tengah kepungan arus modernitas yang kian deras, suara gamelan bukan sekadar instrumen musik; ia adalah detak jantung yang memanggil pulang ingatan kolektif sebuah bangsa. Siang itu, Minggu Wage, 12 April 2026, udara di sekitar TBKP terasa berbeda. Ada ketegangan yang manis sekaligus keceriaan yang tumpah ruah di selasar ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta