Berita dan Informasi


...
Merawat Nyala dalam Senyap

by ifid|| 19 Juni 2026 || 514 kali


YOGYAKARTA — Di bawah kolong langit Daerah Istimewa Yogyakarta, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang statis dan berdebu di dalam etalase museum. Ia adalah embusan napas, denyut nadi, dan pemandu arah spiritualitas bagi masyarakat yang hidup di dalamnya. Namun, ketika roda zaman berputar kian kencang membawa ombak modernisasi, sebuah benturan eksistensial tak lagi dapat dihindarkan. Hubungan antara kebudayaan dan masyarakat sejatinya merupakan dua entitas yang saling ...

...
Mubeng Beteng: Membaca Diri dalam DiamĀ 

by ifid|| 18 Juni 2026 || 568 kali


Tepat ketika jarum jam menyentuh angka 00.00 WIB, atmosfer di sekitar Kagungan Dalem Kamandungan Lor (Keben) mendadak berubah. Riuh rendah obrolan ribuan manusia yang memadati pelataran seketika surut, digantikan oleh kesunyian yang magis. Udara malam Yogyakarta yang dingin seolah menahan napas saat dentang lonceng sakral Keraton Yogyakarta berbunyi sebanyak 12 kali. Setiap ketukan besi lonceng itu bukan sekadar penanda waktu; ia adalah sebuah karomah penjemput momentum spiritual. Bersamaan ...

...
MENYIGI AKAR, MERAWAT MASA DEPAN

by ifid|| 13 Juni 2026 || 531 kali


Aroma tanah basah berpadu dengan keharuman kuliner tradisional yang menguar dari sudut Peken Klangenan Kotagede. Di sela-sela dinding bata merah yang mengelupas eksotis saksi bisu berdirinya fondasi awal Wangsa Mataram Islam ratusan pasang mata tertuju pada sebuah panggung sederhana namun sarat khidmat. Di sana, di bawah panji-panji kain bertuliskan “Belik: Mengalirkan Kehidupan” dan “Miline Banyu: Padha Miline Ilmu”, sebuah narasi besar tentang ingatan kolektif bangsa ...

...
Sumirat Brang Wetan: Pendar Jiwa Tosan AjiĀ 

by ifid|| 13 Juni 2026 || 590 kali


Di bawah temaram lampu galeri Grha Keris Yogyakarta, sebilah besi tua memantulkan berkas pendaran cahaya yang tajam namun meneduhkan. Bentuknya meliuk indah, menampilkan guratan pamor kontras yang merona di atas permukaan logam kelabu kehitaman. Suasana hening galeri sesekali dipecah oleh lamat-lamat suara gending Jawa yang mengalun lirih, menciptakan atmosfer kontemplatif yang membawa imajinasi setiap pengunjung melompati sekat abad, menuju masa di mana sebilah senjata adalah representasi ...

...
Ekskavasi Gedong Pusaka: Menguak Tabir Era Sultan HB II

by ifid|| 11 Juni 2026 || 11 kali


Di bawah rimbunnya laju modernisasi dan deru kehidupan masyarakat urban di perbatasan Yogyakarta, sejarah diam-diam tertidur pulas dalam pelukan tanah. Di Jalan Karangsari Wetan Gg. Mijil No.1, Padukuhan Pringgolayan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, sebuah narasi masa lalu perlahan mulai disibak. Gumpalan tanah liat dan debu yang diangkat oleh para arkeolog tidak sekadar menampakkan susunan bata merah, melainkan membuka lembaran baru dari buku sejarah Mataram ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta