by museum|| 26 April 2023|| 1.854 kali
Pada libur lebaran tahun ini, Museum Monumen Yogya Kembali atau Museum Monjali menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipilih oleh banyak orang. Banyak wisatawan yang memilih untuk menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga dan sanak saudaranya dengan berkunjung sekaligus belajar sejarah di Museum Monjali. Oleh karena itu tidak heran apabila kunjungan ke Museum Monjali pada libur lebaran kali ini banyak didominasi oleh rombongan keluarga yang ...
by ifid|| 25 April 2023|| 998 kali
Sabtu pagi masyarakat Yogyakarta sekitarnya sudah berbondong -bondong menuju kampung kauman dan masjid Gede Yogyakata, sekitar pukul 10.00 WIB barisan Bergodo Kraton Nyayogyakarta mulai keluar dari Pagelaran Kraton dengan gagah berserta Gunungan yang sudah dinanti oleh masyarakat. Keraton Yogyakarta kembali membagikan tujuh gunungan yang dikawal 10 Bregada Prajurit dalam Garebeg Syawal Tahun Ehe 1956 , setelah tiga tahun absen akibat pandemi, pada Sabtu (22/04/2023). Salah ...
by museum|| 18 April 2023|| 28.218 kali
Yogyakarta selain terkenal sebagai kota pelajar juga terkenal sebagai kota budaya. Sebagai kota pelajar karena di kota ini banyak lembaga pendidikan dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, para pelajar dan mahasiswa berasal darihampir seluruh wilayah Indonesia. Sebagai kota budaya karena di kota ini memiliki Kraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang merupakan sumber budaya Jawa hingga tetap berperan dalam pengembangan budaya. Sebagai kota budaya banyak budaya ...
by museum|| 18 April 2023|| 803 kali
Museum Pleret di tahun 2023 menggunakan cara berbeda untuk memperkenalkan museum serta menarik pengunjung agar datang ke Museum Pleret. Kali ini dengan inisiasi dari para edukator Museum Pleret serta dukungan dari Dinas Kebudayaan DIY (kundha kabudayan), Museum Pleret menggelar acara bertemakan “Coffee and Sites ; racikan masa lalu dalam secangkir kopi di Museum Pleret”. Acara Coffee and Sites diselenggarakan di Museum Pleret pada hari selasa, 11 April 2023. Digelarnya acara ...
by museum|| 13 April 2023|| 195.481 kali
Pertempuran di Ambarawa berlangsung pada tanggal 20 November 1945 hingga 15 Desember 1945. Pertempuran di Ambarawa terjadi antara pasukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan sekutu Inggris.Awalnya mereka datang ke Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan tawanan Belanda di Magelang dan Ambarawa. Kedatangan Sekutu Inggris memiliki niat yang tidak baik. NICA mempersenjatai mantan tahanan. Pada tanggal 20 Oktober terjadilah peristiwa di Magelang antara TKR dengan pasukan Inggris dan sekutu ...
by museum|| 03 April 2023|| 98.051 kali
Buah kepel atau dikenal dengan nama ilmiah Stelechocarpus burahol merupakan tumbuhan identitas Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Kepala DIY No. 385/KPTS/1992 tentang Penetapan Identitas Flora dan Fauna DIY. Spesies ini belum tergolong dalam daftar flora yang dilindungi dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 dan belum terdaftar IUCN Red List, namun keberadaanya saat ini sudah jarang ditemui. Pohon kepel juga tersebar di berbagai provinsi yang ada di ...
by museum|| 03 April 2023|| 485 kali
Halo sahabat museum! Selain TK ABA Among Putro II, pada Bulan Maret 2023 Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta mendapatkan kunjungan dari adik - adik TK ABA Baitul Makmur Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Adik – adik sangat antusias dalam belajar mengenai sejarah melalui maket dan koleksi lainnya. Museum Laboratorium Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta sebagai salah satu museum yang dapat menyumbangkan sarana prasarana pembelajaran bagi pelajar dan ...
by ifid|| 02 April 2023|| 927 kali
CATUR Brata Penyepian, salah satu rangkaian krusial ibadah Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Para penganut Hindu melaksanakan empat pantangan, yaitu amati karya (pantangan beraktivitas), amati geni (pantangan menyalakan api dan penerangan), amati lelungan (pantangan bepergian), dan amati lelanguan (pantangan bersenang-senang dan menikmati hiburan). Dengan melaksanakan keempat pantangan atau larangan itu selama 24 jam mulai pukul 06.00 pada Hari Raya Nyepi sampai pukul 06.00 hari berikutnya, umat ...
by museum|| 30 Maret 2023|| 4.866 kali
Makna tentara bagi Jenderal Sudirman tidak hanya sebagai alat teknis militer saja, tapi juga mempunyai kewajiban untuk mempertahankan ideologi negara. Pada tahun 1946, Panglima Besar menghendaki adanya persatuan di antara segenap potensi perjuangan yang ada. Ia pun bersedia menghadiri pertemuan besar di Purwokerto yang menampung hasrat perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Sebanyak 300 orang utusan dari pengurus-pengurus partai, perkumpulan badan-badan perjuangan, dan sebagainya hadir pada ...
by museum|| 30 Maret 2023|| 2.560 kali
Jenderal Sudirman merupakan pemimpin dengan strategi perang yang luar biasa. Tak hanya itu, jasanya dalam mempersatukan bangsa Indonesia telah terbukti nyata dengan mempersatukan laskar-laskar rakyat dari berbagai daerah. Pada masa kemerdekaan, Sudirman mendapat berbagai laporan dari daerah-daerah bahwa terdapat pihak-pihak tertentu yang hendak bertindak sendiri-sendiri tanpa mengingat kedudukan dan wewenang dari pucuk pimpinan. Kondisi ini akan menghancurkan perjuangan itu sendiri. Di sisi ...