Berita dan Informasi


...
Wanuh Budaya Mataram: Aksara Jawa di Sragen

by ifid|| 16 Juli 2026 || 13 kali


Di tengah pusaran zaman yang bergerak kian gegas, warisan budaya sering kali tereduksi menjadi sekadar artefak bisu di sudut museum. Namun, napas peradaban Mataraman itu menolak untuk memudar, dan justru melangkah keluar untuk merangkul masyarakat yang lebih luas. Pada 7 Juli 2026 lalu, pesona literasi leluhur ini berhembus hingga ke Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di SIKK Sragen, program "Wanuh Budaya Mataraman: Aksara Jawa" digelar sebagai salah satu denyut nadi utama dalam ...

...
Gema Tembang Manuskrip Mataraman

by ifid|| 16 Juli 2026 || 11 kali


Sragen, 7 Juli 2026, embusan angin yang membawa sejuknya udara pagi dan aroma khas tanah agraris Bumi Sukowati seolah menyelinap lembut ke dalam ruang SIKK Sragen, Jawa Tengah. Keriuhan yang biasanya identik dengan dinamika kota, perlahan luruh saat lantunan tembang Jawa mulai mengalun syahdu memecah keheningan. Bait-bait bernada pelog dan slendro itu mengalir tenang namun menghanyutkan, layaknya arus Bengawan Solo yang tak pernah lelah membelah kawasan ini, membawa setiap jiwa yang ...

...
Meniti Nada, Merawat Jiwa: Harmoni "Macapatan Bocah" di Jantung Sragen

by ifid|| 16 Juli 2026 || 15 kali


Nada jiwa terdengar kuat dan magis sore itu  di SIKK Sragen Jawa Tengah, sayup-sayup terdengar lantunan suara anak-anak yang menyenandungkan nada-nada pentatonis yang khas. Tidak ada keriuhan gawai atau dentuman musik modern; yang ada adalah keluguan suara generasi muda yang sedang meresapi warisan leluhur mereka. Inilah denyut nadi dari rangkaian kegiatan Muhibah Budaya Mataraman, sebuah inisiatif luhur yang hadir di Kabupaten Sragen. Sebagai bagian integral dari upaya pelestarian budaya ...

...
Geliat Sastra Jawa: Merajut Asa di Tanah Bumi Sukowati

by ifid|| 16 Juli 2026 || 10 kali


Di tengah gempuran modernisasi dan dominasi bahasa global, bahasa serta sastra Jawa kerap dipandang sebelah mata oleh generasi muda. Bahasa leluhur ini sering kali dicitrakan sebagai sesuatu yang kaku, kuno, dan tertinggal zaman. Namun, pemandangan kontras tersaji di SIKK Sragen pada 8 Juli 202.  Puluhan peserta yang terdiri dari pendidik, pegiat komunitas literasi, hingga pelajar berkumpul dengan antusiasme tinggi. Mereka hadir bukan untuk menghadiri seminar birokratis, melainkan untuk ...

...
Dari Yogyakarta untuk Sragen: Menyalakan Kembali Memori Perjuangan

by ifid|| 16 Juli 2026 || 12 kali


SRAGEN - Suasana di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SIKK) Sragen, Jawa Tengah, terasa berbeda dari biasanya semenjak Selasa (7/7/2026). Bangunan yang kerap menjadi pusat kegiatan masyarakat ini bersolek dengan balutan warna hijau tua nan elegan, dihiasi panel-panel pameran yang menyajikan potret-potret lawas dan linimasa sejarah yang menggugah. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) tengah menggelar sebuah misi budaya yang tidak hanya memanjakan ...

...
Dawai dan Wayang: Dekade Harmoni DIY–Victoria 

by ifid|| 14 Juli 2026 || 70 kali


Sorot lampu keemasan memendarkan kehangatan di Ballroom Hyatt Regency Yogyakarta, Sleman, pada Senin malam, 13 Juli 2026. Malam itu bukan sekadar perjamuan biasa; malam itu adalah sebuah etalase dari perjalanan panjang diplomasi budaya yang telah dirajut selama sepuluh tahun. Seuntai harmoni yang bermula dari denting nada, kini telah tumbuh menjadi jembatan persahabatan yang kokoh antara Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Negara Bagian Victoria, Australia. Welcome Dinner ...

...
Meruwat Riuh: Catatan di Balik Panggung 'Ruwat Ruwet'

by ifid|| 13 Juli 2026 || 61 kali


YOGYAKARTA — Di tengah pusaran zaman yang bergerak tergesa, manusia kerap luput menyediakan jeda untuk mendengarkan dirinya sendiri. Kebisingan informasi mengaburkan makna, mengubah warisan leluhur menjadi sekadar artefak berdebu di sudut museum. Namun, pada Minggu malam (12/7/2026), Gedung Militaire Societeit di kompleks Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menjadi saksi bisu bagaimana masa lalu bisa dibangkitkan, dibunyikan, dan dirayakan kembali. Melalui tajuk “Ruwat Ruwet: A Mystical ...

...
Menatap Bayang Parikesit pada Umbul Donga Suran 1960 Bé di Kepatihan

by ifid|| 13 Juli 2026 || 66 kali


Sebelum ia dikenal sebagai raja yang bijaksana, Parikesit lebih dulu dikenal sebagai bayi yang nyaris tak sempat lahir. Ayahnya, Angkawijaya, gugur dalam Perang Baratayuda sebelum sempat melihat wajahnya. Bahkan di dalam kandungan pun, nyawanya sudah diincar hendak dimusnahkan oleh amarah seorang ksatria yang kalah perang. Ia tumbuh sebagai generasi Pandawa yang menang perang namun lelah dan berkurang, serta tahta yang harus diwariskan merupakan tanggung jawab yang harus dipelajari dari ...

...
Menyemai Talenta, Menggema di Istana Merdeka

by ifid|| 13 Juli 2026 || 71 kali


Yogyakarta - Suara piano mengalun pelan memenuhi Ruang Bima Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, Jum’at (10/7). Satu per satu peserta berdiri di depan dewan juri. Sebagian memejamkan mata sejenak, menarik napas panjang, lalu membiarkan nada pertama keluar. Di balik raut wajah yang tampak tenang, jemari yang saling menggenggam dan langkah kecil yang mondar-mandir di sudut ruangan diam-diam menyimpan kegugupan. Sebelumnya suasana di luar ruang audisi pun tak ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta