Kraton Ngayogyakarta Gunakan Musik Sebagai Pertanda

by admin|| 15 Januari 2013 || 197.635 kali

...

KRATON Ngayogyakarta juga menggunakan musik untuk berbagai tanda. Misalnya tentang membuka dan menutup pintu plengkung dan juga untuk mengiringi jalannya prajurit. Dalam buku Kraton Histori and Culture dipaparkan tentang gendhing dan gamelan di Kraton Ngayogyakarta.

Misalnya gendhing repeli diikuti dengan clunthang suara drum, menunjukkan waktu pukul 05.00 pagi. Itu sebagai tanda membuka pintu plengkung atau gerbang benteng. Demikian pula ketika menutup pintu gerbang ada gendhing sendiri bahkan tanda istirahat pukul 20.00 juga menggunakan sangkakala dua kali.

Selain itu, ada gendhing untuk aba-aba prajurit. Untuk menghormat kepada komandan militer menggunakan trompet yang dikombinasikan dengan drum dan seruling. Gendhing-gendhing tertentu juga dimainkan untuk prosesi prajurit sesuai pasukannya masing-masing. Gendhing atau musik pengiring prajurit sesuai dengan langkah berjalannya prajurit.

Umumnya prajurit menggunakan iringan musik seruling, terompet, ketipung, kecer, bendhe, dan dermenan. Sebagai kampus berbasis budaya Universitas Widya Mataram (Unwima) Yogyakarta pada wisuda sarjana S1 beberapa waktu yang lalu juga menggunakan prajurit kraton untuk kirab wisudawan. Menurut salah seorang prajurit musik, sebutan untuk prajurit musik adalah prajurit ungel-ungelan. (War)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...



Artikel Terkait


...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...


...
Kanjeng Raden Tumenggung Wironegoro

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Wironegoro. Seorang seniman tari dan pencipta gendhing. Lahir pada tanggal 29 Juni 1884, ia masuk menjadi abdi Kraton tahun 1889 dan memulai karier dalam bidang kesenian ...


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta