Artikel Budaya


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin|| 23 September 2019 || 3.146 kali


Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum dan area yang khusus hanya bisa dimasuki oleh pekerja bangunan dan / atau pihak lain yang berkepentingan. Bidang atau pagar pembatas tersebut memang diperlukan demi keselamatan dan keamanan semua pihak, baik yang di dalam area maupun yang di luar area. Dengan adanya pembatas tersebut maka diharapkan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin|| 23 September 2019 || 4.189 kali


Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan peningkatan perhatian dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian cagar budaya. Dinas Kebudayaan DIY pernah melakukan pameran ini di beberapa tempat. Sebagai pelengkap pameran, diadakan juga kegiatan sarasehan / diskusi tentang pelestarian cagar budaya. Dalam diskusi tentang cagar budaya ...


...
Tenaga Ahli Arkeologi Pendamping Pemugaran

by admin|| 23 September 2019 || 3.892 kali


Pada kegiatan rehabilitasi bangunan cagar budaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DIY, Dinas meminta bantuan kepada sejumlah orang yang sudah berpengalaman dalam proses pemugaran untuk mendampingi proses tersebut. Orang-orang ini disebut dengan Tenaga Ahli Arkeologi Pendamping Pemugaran. Dalam Undang-undang RI No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya disebut adanya Tenaga Ahli Pelestarian yang bertugas mengkoordinasi kegiatan pelestarian cagar budaya. Menurut undang-undang tersebut tenaga ahli ...


...
Juru Pelihara Pada Bangunan, Struktur dan Situs Cagar Budaya

by admin|| 23 September 2019 || 5.188 kali


Pada sejumlah bangunan, struktur dan situs cagarbudaya, kita dapat menemui keberadaan juru pelihara. Keberadaan juru pelihara ini sebagai wujud dari amanat Undang-undang No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, yaitu bahwa setiap orang yang memiliki atau menguasai cagar budaya wajib memeliharanya. Pemeliharaan dilakukan dengan cara merawat cagar budaya untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan akibat pengaruh alam dan/atau perbuatan manusia. Perawatan cagar budaya dilakukan dengan cara ...


...
Penjelasan Kepada Pekerja Pemugaran Bangunan Cagar Budaya

by admin|| 23 September 2019 || 4.401 kali


Pada kegiatan pemugaran bangunan cagar budaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DIY, (dalam hal ini jenis yang dilakukan jika berdasar pada Undang-undang Cagar Budaya adalah “rehabilitasi”) maka sebelum dan pada saat dilakukan kegiatan pembongkaran bangunan ada pemberian penjelasan kepada para pekerja. Penjelasan ini diperlukan karena sesuai prinsip pemugaran maka kegiatan rekonstruksi, konsolidasi, rehabilitasi dan restorasi harus mempertahankan sebanyak mungkin keaslian bahan, ...


...
Rapat Evaluasi Kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin|| 23 September 2019 || 1.320 kali


Pada kegiatan rehabilitasi bangunan cagar budaya yangdilakukan oleh Dinas Kebudayaan DIY, dilakukan rapat evaluasi setiap waktutertentu, biasanya setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali. Tujuan darirapat ini adalah untuk membahas / mengevaluasi kegiatan rehabiltasi yang berlangsung selama 1-2 minggu sebelumnya dan membahas rencana pekerjaan dan menyelesaikan masalah yang kemungkinan dihadapi pada 1-2 minggu mendatang sampai rapat evaluasi selanjutnya. Rapat dihadiri oleh penyedia jasa ...


...
Istilah - Istilah Gamelan dan Seni Karawitan

by admin|| 07 Maret 2014 || 523.433 kali


Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender.    Adangiyah. Nama dari jenis lagu rebab yang pada umumnya digunakan untuk buka terutama dalam gendhing-gendhing yang terlaras Pelog lima, nem, dan barang yang menggunakan lagu dengan notasi untuk Pelog lima 3 ....2165, untuk pelog nem  6 .....3216, dan Pelog barang dengan 2... 7 2 7 6 5, masing –masing ...


...
Kanjeng Raden Tumenggung Wironegoro

by admin|| 04 Maret 2014 || 271.428 kali


Kanjeng Raden Tumenggung Wironegoro. Seorang seniman tari dan pencipta gendhing. Lahir pada tanggal 29 Juni 1884, ia masuk menjadi abdi Kraton tahun 1889 dan memulai karier dalam bidang kesenian khususnya Karawitan dan tari. Mulai tahun 1918 mencipta gending antara lain : Gending Patra Manggala( Sekar Ageng Pewlog Bem Kendhangan Ketawang), Gendhing Jiwa Retna, Candra Mengeng, Sastra Menggala dan puluhan gendhing lainnya. P ada waktu menjadi guru tari dan ikut mengajar di Kridho Beksa Wirama, ...


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin|| 04 Maret 2014 || 330.423 kali


Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi dalem Kraton sebagai Jajar Prajurit Wirabraja hingga menjadi Bupati Anom yang berkantor di KHP. Kridomardowo Kraton Yogyakarta. Dalam membantu usaha pemerintah,beliau menjadi guru di IKIP Jurusan Bahasa Jawa Bagian Kesenian, Guru karawitan di SGA, guru Konservatori Tari Indonesia dan Guru ASTI. ...


...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin|| 04 Maret 2014 || 296.724 kali


Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya bernama R. Hardjo. Mempelajari gamelan ( Karawitan) Sejak usia 11 tahun di bawah asuhan K.R.T Purboningrat, dan kemudian dimagangkan dalam Kraton Yogyakarta. Pada tahun 1904 oleh Sri Sultan Hamengku Buwana VII, RW. Larassumbogo diangkat menjadi Abdi Dalem Jajar Wiyogo . Tahun 1910 diangkat menjadi Bekel ...





Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta