Berita dan Informasi


...
31th YGF: Tabuh, Tumbuh, dan Jejak yang Tak Runtuh

by ifid|| 22 Juli 2026|| 34 kali


Yogyakarta - Sebuah festival pada akhirnya akan usai. Panggung di bongkar, para penampil kembali ke daerah asal masing-masing, dan bunyi gamelan perlahan menghilang bersama malam, Namun, bagaimana jika yang ingin dirawat bukan hanya pertunjukannya, melainkan semangat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Gagasan itulah yang menjadi salah satu sorotan dalam konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-31 yang digelar di Lobby Lounge Loman Park Hotel Yogyakarta, ...

...
Merawat Marwah, Menepis Petaka: Gemuruh Ikrar Pelajar se-DIY di Bantul  

by ifid|| 20 Juli 2026|| 51 kali


Napas semangat pendidikan dan kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta terasa begitu hidup mengawali pagi hari, Senin, 20 Juli 2026. Di lapangan upacara SMA Negeri 1 Bantul, embusan angin pagi menyapu pelan, membawa kesejukan yang mengiringi barisan rapi ratusan siswa berseragam putih abu-abu. Tak ada suara bising. Hanya keheningan yang khidmat, menunggu dimulainya sebuah ritus kebangsaan mingguan yang kali ini terasa jauh lebih istimewa dari biasanya. Kehangatan Pantun di Balik Kekhidmatan ...

...
Membawa Budaya Yogyakarta Ke Ranah Linimasa

by ifid|| 20 Juli 2026|| 59 kali


Yogyakarta - Setiap hari, ribuan konten baru memenuhi linimasa media sosial. Sebagian berhasil menarik perhatian dalam hitungan jam, sementara yang lain tenggelam tanpa sempat menyampaikan pesannya. Di tengah persaingan itulah, kemampuan mengemas informasi menjadi sesuatu yang menarik sekaligus bermakna serta menjadi tantangan baru, termasuk bagi lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan. Berangkat dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam memanfaatkan ...

...
Laksitabrata, Menghidupkan Makna Hamemayu Hayuning Bawana

by ifid|| 18 Juli 2026|| 62 kali


Yogyakarta - Tabuhan Gamelang mengalun pelan, diikuti langkah-langkah mantap para penari yang memenuhi pangggung pembuka INACRAFT Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Rabu (15/7). Untuk pertama kalinya, pameran kriya terbesar di Indonesia ini digelar di luar Jakarta dengan memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah. Gerak yang mengalir selaras dengan irama itu bukan sekadar pertunjukkan pembuka melainkan sebuah narasi tentang hubungan manusia dan alam yang diterjemahkan melalui tari berjudul ...

...
Satu Dekade Merajut Harmoni

by ifid|| 18 Juli 2026|| 129 kali


Ada momen ketika dua tradisi yang tumbuh dari akar berbeda, saling menyapa lewat bahasa yang justru tidak membutuhkan kata: bunyi. Malam itu (16/7/2026), di panggung Auditorium Driyarkara, gamelan kendang bertemu biola, layar kelir bertemu partitur, dan seorang dalang Yogyakarta berbagi panggung dengan musisi-musisi Melbourne Symphony Orchestra (MSO). Bukan sekadar pertunjukan, melainkan perayaan sepuluh tahun perjalanan kerja sama yang dirintis dengan sabar, dari satu Youth Music Camp ke Youth ...

...
MONCER: Ruang Bersinar Generasi Muda DIY

by ifid|| 17 Juli 2026|| 73 kali


Museum sering dipahami sebatas ruang penyimpanan benda masa lalu. Sunyi, statis, dan berjarak dengan denyut kehidupan generasi muda hari ini. Padahal, jauh sebelum menjadi gedung berisi koleksi, museum lahir dari gagasan tentang muse, ruang perjumpaan dengan ilmu dan keindahan. Ia dirancang bukan untuk mengunci masa lalu, melainkan untuk membukanya kembali agar terus bercakap dengan zaman yang berjalan. Semangat itulah yang coba dihidupkan kembali oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah ...

...
Geliat Sastra Jawa: Merajut Asa di Tanah Bumi Sukowati

by ifid|| 16 Juli 2026|| 0 kali


Di tengah gempuran modernisasi dan dominasi bahasa global, bahasa serta sastra Jawa kerap dipandang sebelah mata oleh generasi muda. Bahasa leluhur ini sering kali dicitrakan sebagai sesuatu yang kaku, kuno, dan tertinggal zaman. Namun, pemandangan kontras tersaji di SIKK Sragen pada 8 Juli 202.  Puluhan peserta yang terdiri dari pendidik, pegiat komunitas literasi, hingga pelajar berkumpul dengan antusiasme tinggi. Mereka hadir bukan untuk menghadiri seminar birokratis, melainkan untuk ...

...
Wanuh Budaya Mataram: Aksara Jawa di Sragen

by ifid|| 16 Juli 2026|| 3 kali


Di tengah pusaran zaman yang bergerak kian gegas, warisan budaya sering kali tereduksi menjadi sekadar artefak bisu di sudut museum. Namun, napas peradaban Mataraman itu menolak untuk memudar, dan justru melangkah keluar untuk merangkul masyarakat yang lebih luas. Pada 7 Juli 2026 lalu, pesona literasi leluhur ini berhembus hingga ke Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Bertempat di SIKK Sragen, program "Wanuh Budaya Mataraman: Aksara Jawa" digelar sebagai salah satu denyut nadi utama dalam ...

...
Gema Tembang Manuskrip Mataraman

by ifid|| 16 Juli 2026|| 0 kali


Sragen, 7 Juli 2026, embusan angin yang membawa sejuknya udara pagi dan aroma khas tanah agraris Bumi Sukowati seolah menyelinap lembut ke dalam ruang SIKK Sragen, Jawa Tengah. Keriuhan yang biasanya identik dengan dinamika kota, perlahan luruh saat lantunan tembang Jawa mulai mengalun syahdu memecah keheningan. Bait-bait bernada pelog dan slendro itu mengalir tenang namun menghanyutkan, layaknya arus Bengawan Solo yang tak pernah lelah membelah kawasan ini, membawa setiap jiwa yang ...

...
Meniti Nada, Merawat Jiwa: Harmoni "Macapatan Bocah" di Jantung Sragen

by ifid|| 16 Juli 2026|| 1 kali


Nada jiwa terdengar kuat dan magis sore itu  di SIKK Sragen Jawa Tengah, sayup-sayup terdengar lantunan suara anak-anak yang menyenandungkan nada-nada pentatonis yang khas. Tidak ada keriuhan gawai atau dentuman musik modern; yang ada adalah keluguan suara generasi muda yang sedang meresapi warisan leluhur mereka. Inilah denyut nadi dari rangkaian kegiatan Muhibah Budaya Mataraman, sebuah inisiatif luhur yang hadir di Kabupaten Sragen. Sebagai bagian integral dari upaya pelestarian budaya ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta