Berita dan Informasi


...
Duta Museum Pergerakan Wanita Indonesia Mengadakan Pelatihan “Ekonomi Kreatif Wanita Masa Kini” di Museum Pergerakan Wanita Indonesia Dengan Program WKM

by museum|| 29 Maret 2022 || || 725 kali


Pandemi Covid-19 bagai dua sisi mata uang bagi ekonomi kreatif di tanah air. Selain hantamannya yang dasyat, pendemi juga membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa sektor industri kreatif di seluruh dunia memang terus menggeliat di era milenial sekarang ini. Di Indonesia sendiri, Industri kreatif sangat berperan penting bagi penopang ekonomi, baik itu secara digital maupun konvensional.     Perempuan dan ekonomi kreatif memiliki ...

...
Cut Meutia (1870-1910) Pahlawan Perempuan Ahli Strategi Perang

by museum|| 28 Maret 2022 || || 113.321 kali


Cut Meutia, juga disebut Cut Nyak Meutia adalah puteri Teuku Ben Wawud, ulebalang Perak, Aceh. Ia lahir pada tahun 1870 yaitu 3 tahun sebelum perang Aceh Meletus. Ia terkenal sebagai anak yang cantik, kulitnya putih bersih, tubuhnya tinggi semampai. Waktu menjelang dewasa ia dipertunangkan dengan Teuku Syam Sareh, seorang dari 3 anak angkat Cut Nyak Aisah. Pertunagan ini ditetapkan oleh orang tua kedua belah pihak tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Meskipun kemudian mereka itu dikawinkan, ...

...
Kisah nenek Ki Hajar Dewantara Nyi Ageng Serang Wanita Tangguh yang memimpin perang

by museum|| 18 Februari 2022 || || 50.161 kali


Nyi Ageng Serang lahir dengan nama asli Raden Ajeng (RA) Kustiyah Wulaningsih Retno Edhi. Beliau adalah putri dari Pangeran Natapraja yang tak lain adalah seorang penguasa daerah Serang, Jawa Tengah. Selain penguasa, Pangeran Natapraja juga merupakan seorang Panglima Perang Sultan Hamengku Buwono I. Wanita kelahiran Serang tersebut juga merupakan salah satu keturunan dari Sunan Kalijaga. Beliau juga mempunyai seorang cucu yang kelak akan menjadi seorang pahlawan, yakni R.M. Soewardi ...

...
Pejuang Wanita Minahasa Maria Walanda Maramis (1872-1924)

by museum|| 07 Februari 2022 || || 26.317 kali


Maria Yosephine Catherina Maramis adalah seorang seorang Pahlawan Nasional Indonesia karena usahanya untuk mengembangkan keadaan Wanita Indonesia pada permulaan abad ke-20. Masa kanak-kanak Maria diasuh oleh paman dan bibinya karena saat usia Maria 6 tahun kedua orangtuanya meninggal dunia. Pada masa itu anak-anak perempuan tidak dizinkan bersekolah di sekolah yang lebih tinggi dari Sekolah Dasar. Maria ternyata seorang yang haus akan pengetahuan. Waktu itu di Minahasa masih terikat kebiasaan, ...




Copyright@2025

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta